Pernahkah kamu mengalami masalah rambut rontok saat diet? Nyatanya, ada penjelasan yang valid di balik kondisi ini, lho. Yuk, pelajari lebih lengkap!
Daftar Isi
TogglePenyebab rambut rontok saat diet
Bagaimana bisa terjadi rambut rontok saat diet?
Jawabannya tergantung pada jenis diet yang sedang kamu jalani.
Seperti yang kita tahu, ketika seseorang baru memulai diet, terjadi perubahan pola makan dengan pantang makan makan tertentu atau membatasi porsi makan.
Nah, hal ini dapat membuat tubuh kekurangan zat gizi atau nutrisi tertentu.
Misalnya saja, zat besi yang banyak ditemukan pada produk daging hewani.
Tubuh membutuhkan asupan zat besi yang memadai untuk bisa membawa oksigen ke sel-sel tubuh lewat darah, termasuk ke folikel rambut.
Mengutip studi terbitan Dermatology Practical & Conceptual, seseorang yang menjalani pola makan rendah zat besi akan berisiko mengalami defisiensi zat besi yang membuat rambut menjadi cenderung gampang rontok.
Selain itu, rambut rontok juga cukup rentan dialami orang-orang yang menjalani diet rendah protein.
Padahal, protein adalah pembangun dan penjaga kekuatan sel-sel tubuh, termasuk sel rambut. Asupan protein yang kelewat rendah akan dapat melemahkan struktur rambut dan memperlambat pertumbuhan rambut, lho.
Adapun beberapa nutrisi lainnya yang diduga dapat memengaruhi pertumbuhan rambut antara lain adalah zinc dan biotin.
Itulah sebabnya, tetap penting bagi kamu untuk mencukupi kebutuhan nutrisi tubuh jika tidak mau rambut rontok akibat diet.
Tips mengatasi rambut rontok saat diet
Nah, setelah mengetahui alasan dibalik kondisi rambut rontok saat diet, kini saatnya kamu cari tahu bagaimana cara untuk mengatasinya.
1. Penuhi asupan bergizi
Dari penjelasan sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa asupan nutrisi sangat berpengaruh bagi kesehatan rambut, terutama masalah rambut rontok.
Itulah mengapa, dalam mengatasi rambut rontok saat diet, penting bagi kamu untuk memenuhi kebutuhan asupan gizi.
Pastikan kamu mengonsumsi makanan kaya protein, zat besi, vitamin D, Omega-3, kacang-kacangan, biji-bijian, sayuran hijau, dan buah-buahan. Makanan-makanan bergizi tersebut akan dapat membantu mengurangi masalah rambut rontok yang kamu alami.
2. Kelola stres dengan baik
Eits, stres nyatanya juga dapat memicu atau bahkan memperparah masalah rambut rontok, lho.
Stres dapat menjadi faktor yang memperburuk kerontokan rambut, karena hormon kortisol dapat memengaruhi kinerja tubuh.
Ini juga patut diwaspadai terutama jika kamu mengalami stres karena banyak pemicu.
Sebab, seseorang yang menjalani diet terlalu ketat pasti rentan mengalami stres. Tentu hal ini akan semakin parah jika ditambah stres akibat rambut rontok.
Oleh sebab itu, coba atasi stres dengan metode relaksasi seperti yoga, meditasi, atau bisa juga menjalankan hobi yang menyenangkan.
Mengelola stres memang tidak mudah, tapi cobalah untuk jalani prosesnya hingga kamu menemukan solusi dan akar permasalahnnya.
3. Ubah pola diet
Meski rambut rontok rentan terjadi saat diet, bukan berarti kamu dilarang diet.
Memperbaiki pola makan sangatlah penting dan tetap dianjurkan, apalagi jika kamu ingin menjalani hidup yang lebih sehat.
Namun, pastikan kamu menerapkan diet yang tepat.
Jangan lakukan diet yang terlalu ekstrem dan dapat mengganggu asupan gizi yang menjadi kebutuhan tubuh.
Sebaiknya memilih program diet yang seimbang dan memperhatikan kebutuhan nutrisi.
Jangan lupa, pilih diet yang tetap menyenangkan dan tidak memberatkanmu baik secara fisik maupun mental.
4. Penuhi kebutuhan cairan
Dalam mengatasi rambut rontok saat diet, tidak hanya dari asupan gizi yang perlu kamu perhatikan.
Kamu juga sangat diwajibkan untuk menjaga asupan cairan.
Perlu kamu tahu, minum air putih tidak hanya baik untuk kesehatan tubuh.
Nyatanya, air putih yang cukup setiap hari juga dapat membantu menjaga keseimbangan kelembapan pada kulit kepala dan rambut.
Hal ini tentunya dapat membantu kamu terhindar dari masalah rontok.
Oleh sebab itu, pastikan kamu selalu memenuhi kebutuhan asupan cairan secara rutin setiap hari.
5. Imbangi dengan perawatan
Meski masalah utama ada dari dalam, kamu tetap perlu menjaga perawatan rambut dari luar untuk mengatasi rambut rontok saat diet.
Pastikan kamu menggunakan produk yang tepat dan cocok dengan jenis rambut.
Ini bertujuan agar masalah rontok tidak semakin parah dan justru bisa segera diatasi.
Nah, sekarang kamu jadi paham kan perihal kondisi rambut rontok saat diet? Yuk, mulai bijak dalam menerapkan pola hidup yang sehat!
Diva Mosaik merupakan lulusan sarjana Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga yang selama beberapa tahun terakhir telah banyak mengeksplor jenjang karir sebagai penulis di sejumlah bidang, mulai dari perannya sebagai jurnalis media cetak, content writer, hingga co-author pada sejumlah buku. Hingga saat ini ia masih mendedikasikan hidupnya pada berbagai macam karya tulis.


