Mengenal 11 Variasi Hush Cut, Tren Model Rambut Idaman Gen Z

Bicara soal tren rambut gen Z, tak lengkap jika tidak membahas hush cut. Model rambut ini begitu diminati banyak kalangan terutama Gen Z karena tampilannya yang edgy dan dapat mempertegas bentuk wajah. Benarkah demikian? Yuk, baca ulasan lengkapnya di sini!

Apa itu hush cut?

Hush cut merupakan salah satu tren rambut yang berasal dari Korea Selatan.

Model rambut ini didapatkan dari tipe rambut medium atau lebih panjang, yang kemudian dipadukan dengan wispy bangs dengan tujuan untuk framing wajah.

Potongan layer-nya secara natural mampu memberikan kesan tebal di bagian bawah, sekaligus sentuhan gaya yang modern dan chic.

Berkat karakternya ini, tatanan rambut hush cut cocok untuk kamu yang ingin tampil maksimal sekaligus tetap effortless.

Meski direkomendasikan untuk rambut dengan panjang medium dan long, tatanan rambut yang sempat viral di TikTok ini sangat versatile dan cocok untuk berbagai jenis rambut dan bentuk wajah, lho.

Hush cut tentunya juga cocok untuk kamu yang ingin mempertahankan panjang rambut, tetapi ingin menambah dimensi.

Namun, model rambut ini tidak direkomendasikan untuk kamu yang memiliki rambut sangat lurus maupun sangat keriting. Selain penataannya lebih sulit, hasilnya biasanya tidak sebagus atau senatural untuk pemilik rambut dengan tekstur atau wavy.

Apa bedanya hush cut dan wolf cut?

Sekilas mungkin kedua gaya rambut ini terlihat mirip. Namun, tentu saja keduanya punya ciri khas yang berbeda.

Pada hush cut, layer sengaja dibentuk dan diaplikasikan secara tipis. 

Sementara pada gaya rambut wolf cut, permainan layernya dibuat dari kombinasi guntingan shaggy dan mullet, dengan potongan trap yang tinggi.

Itulah mengapa, hasil wolf cut lebih berhelai ekstrem jika dibanding hush cut.

Ciri khas hush cut

Mengingat hush cut adalah variasi dari layer, kamu harus memahami dulu konsep layer yang merupakan potongan dengan bentuk trap yang menyerupai anak tangga dan terlihat bertumpuk, berlapis, atau berhelai.

Bagian rambut yang diambil untuk dijadikan layer pun tidak terlalu banyak.

Adapun karakteristik lainnya meliputi:

  • Layer tidak terlalu tinggi.
  • Fokus layer biasanya ada di bagian bawah rambut untuk memberi tekstur, serta samping untuk menciptakan bentuk.
  • Sering dikombinasikan dengan wispy bangs atau face-framing bangs, untuk memaksimalkan total look yang airy atau ringan.

Selain itu, potongan rambut ini juga dikenal karena low maintenance. Jika rambut kamu sudah panjang, kamu tak begitu perlu ke salon untuk merapikan bentuknya.

11 inspirasi model rambut hush cut

Jika kamu tertarik mencoba model rambut satu ini, intip dulu berbagai variasi yang bisa disesuaikan dengan fitur wajah.

1. Semi/medium hush cut

hush cut

  • Cocok untuk bentuk wajah: Oval, bulat, hati
  • Cocok untuk jenis rambut: Lurus atau sedikit bergelombang

Variasi potongan hush satu ini cocok untuk kamu yang memiliki panjang rambut sedang atau ingin dipotong sebahu.

Pasalnya, semi/medium hush cut bisa menciptakan bentuk bertumpuk yang rapi dan bervolume, tanpa memberi efek mengembang yang berlebihan.

Potongan rambut ini memiliki jarak layer yang sedikit lebih tinggi dibanding hush cut biasa.

Dengan begitu, kamu bisa menghindari bagian atas rambut yang tampak sangat bervolume dan mengembang.

Model rambut ini juga cocok untuk kamu yang memiliki tubuh kurus, karena dapat menyeimbangkan bentuk wajah yang lancip serta leher yang tinggi.

Kamu pun tak perlu mengkhawatirkan rambut tipis dapat semakin terlihat kempis dengan layer.

Sebab, meskipun potongan ini diaplikasikan dengan jarak yang tinggi, efek guntingannya masih dapat memberikan volume.

Bahkan, kamu juga bisa menambah poni untuk tampilan yang lebih feminin.

2. Classic hush cut

hush cut

  • Cocok untuk bentuk wajah: Oval, persegi
  • Cocok untuk jenis rambut: Lurus dan tebal

Variasi hush cut satu ini cocok untuk kamu yang bosan dengan model rambut lurus dan panjang.

Sebab, potongan hush bergaya klasik dapat membuat garis wajah jadi tampak lebih tajam.

Model rambut yang sebenarnya berasal dari tren tahun 70-an dan 90-an ini, nyatanya mampu kembali menjadi tren dan diminati oleh kalangan Gen Z, karena kesannya yang edgy.

Potongan hush klasik juga dikenal memiliki trap yang ringan dan cenderung diaplikasikan di bagian bawah rambut dengan jarak yang pendek-pendek.

Jika kamu memiliki tipe rambut bergelombang atau ditata ikal, bisa mendapat hasil berupa tekstur rambut yang cantik. Layer pun tidak terlihat bertumpuk secara berlebihan.

Jika kamu ingin membuat gaya rambut ini menjadi lebih bervolume, cobalah untuk menatanya dengan menggunakan produk hair mousse.

3. Kombinasi curtain bangs

hush cut

  • Cocok untuk bentuk wajah: Bulat, persegi, lonjong
  • Cocok untuk jenis rambut: Lurus, wavy

Jangan salah, ternyata kamu juga bisa menambahkan berjenis curtain bangs tipis untuk mempermanis tampilan wajah dengan gaya hush cut, lho.

Model rambut ini akan lebih mudah didapatkan jika kamu memiliki tipe rambut panjang.

Adanya kombinasi curtain bangs mampu memberikan tampilan rambut yang edgy, ditambah lagi dengan banyaknya layer yang membuat bentuk siluet rambut jadi berdefinisi.

Bahkan ketika dilihat dari samping dan belakang, model rambut ini akan menunjukkan banyak tekstur dari potongan rambutnya.

Dengan curtain bangs, model rambut dijamin menjadi lebih trendi dan berbentuk.

4. Hush cut pixie

hush cut

  • Cocok untuk bentuk wajah: Oval, hati
  • Cocok untuk jenis rambut: Lurus

Siapa sangka, gaya hush cut bisa dikombinasikan dengan model rambut pixie cut yang edgy seperti ini.

Gaya ini mampu menawarkan tekstur rambut yang mulus, tapi tetap mudah ditata dan dirawat.

Cocok untuk kamu pilih jika ingin berambut pendek.

5. Messy hush cut

hush cut

  • Cocok untuk bentuk wajah: Oval, persegi
  • Cocok untuk jenis rambut: Semua jenis rambut

Butuh potongan hush cut yang mampu membingkai wajah? Variasi ini jawabannya.

Gaya ini bisa memberi kesan effortless pada penampilan.

6. Wavy hush cut

hush cut

  • Cocok untuk bentuk wajah: Semua bentuk wajah
  • Cocok untuk jenis rambut: Ikal

Nah, kalau kamu punya rambut bergelombang alami, pasti akan cocok dengan potongan hush yang satu ini.

Potongan hush cut ini akan menyempurnakan pola gelombang alami, yang akan memunculkan tampilan santai dan berkelas.

Dijamin akan menambah gerakan dan volume pada rambut bergelombangmu.

7. Short hush cut

hush cut

  • Cocok untuk bentuk wajah: Bulat, oval
  • Cocok untuk jenis rambut: Lurus dan tipis

Kalau kamu ingin hush cut pendek tapi tidak seekstrem pixie, coba deh variasi ini.

Variasi layer ini bisa bikin bentuknya tak begitu mengembang, lho.

8. Hush Cut x Hime Cut

hush cut

  • Cocok untuk bentuk wajah: Oval
  • Cocok untuk jenis rambut: Lurus dan tebal

Tahukah kamu, gaya rambut hush cut ternyata juga bisa kamu kombinasikan dengan model rambut hime cut yang kekinian, lho!

Hime cut yang punya potongan kontras di bagian dagu akan cukup terlihat seamless jika dilanjutkan dengan potongan layer. Wajib coba sekali seumur hidup!

9. Blonde hush

hush cut

  • Cocok untuk bentuk wajah: Semua bentuk wajah
  • Cocok untuk jenis rambut: Semua jenis rambut

Tingkatkan dimensi pada rambut hush cut milikmu dengan warna rambut pirang platinum atau highlight keemasan.

Dengan teknik bertekstur dan berlapis, model rambut hust akan menambah kedalaman dan gerakan tekstur rambut, lho.

10. Hush cut with bangs

hush cut

  • Cocok untuk bentuk wajah: Oval
  • Cocok untuk jenis rambut: Lurus, ikal

Selain curtain bangs, hush cut juga bisa dipadukan dengan poni lurus depan.

Gaya ini akan mampu membingkai wajahmu dengan sempurna.

11. Hush cut with color highlights (ombre/balayage)

hush cut

  • Cocok untuk bentuk wajah: Semua bentuk wajah
  • Cocok untuk jenis rambut: Semua jenis rambut

Nah, kalau yang satu ini hush cut dengan teknik pewarnaan lebih colorful hingga ekstrem.

Kamu bisa memanfaatkan teknik balayage atau ombre untuk penampilan yang lebih segar dan fun. Dijamin bikin awet muda!

Cara menata hush cut

Tak perlu khawatir, cara menata hush cut terbilang cukup mudah kok. 

Kamu bisa membuat hasilnya secara natural dengan menggunakan serum atau vitamin pada ujung rambut.

Selain itu, kamu juga bisa membuatnya lebih mengembang dengan bantuan hairdryer dan sisir bulat.

Guna menambah tekstur, kamu juga bisa bereksperimen dengan menggunakan catokan atau curling iron.

Setelah itu, kunci bentuknya dengan hairspray yang disemprotkan tipis-tipis saja.

Picture of Diva Mosaik

Diva Mosaik

Diva Mosaik merupakan lulusan sarjana Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga yang selama beberapa tahun terakhir telah banyak mengeksplor jenjang karir sebagai penulis di sejumlah bidang, mulai dari perannya sebagai jurnalis media cetak, content writer, hingga co-author pada sejumlah buku. Hingga saat ini ia masih mendedikasikan hidupnya pada berbagai macam karya tulis.

Like this article?

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Linkdin
Share on Pinterest

Related Articles