Kata siapa masalah rambut rontok hanya bisa dialami orang dewasa? Nyatanya, rambut rontok juga bisa dialami oleh balita, lho. Bahkan, ada banyak hal yang bisa menyebabkan masalah ini terjadi. Apa saja itu? Yuk, baca ulasan lengkapnya sekaligus cari tahu cara mengatasi rambut rontok pada balita
Daftar Isi
ToggleApa penyebab rambut rontok pada balita?
Penyebab rambut rontok pada balita cukup beragam.
Hal bisa saja dipicu oleh faktor eksternal maupun internal, seperti hal berikut.
- Kurang nutrisi. Kekurangan nutrisi seperti zinc, anemia defisiensi zat besi, dan vitamin B7 bisa menyebabkan rambut rontok pada anak. Selain itu, kelebihan vitamin A juga dapat menyebabkan rambut rontok pada anak.
- Kebiasaan menarik rambut. Kebiasaan menarik rambut juga bisa menjadi penyebab rambut rontok pada anak yang biasanya disebabkan oleh rasa cemas dan stres berlebihan.
- Infeksi jamur. Kondisi ini disebabkan oleh infeksi jamur pada kulit kepala yang dapat ditandai dengan adanya titik-titik hitam di permukaan kulit kepala yang rontok.
- Alopecia areata. Gangguan sistem imun yang menyerang folikel rambut dan bisa menyebabkan rambut rontok pada anak hingga kebotakan di bagian kepala tertentu.
- Styling berlebihan. Ini bisa diakibatkan oleh kebiasaan mengikat rambut anak terlalu kencang, mengeringkan rambut anak dengan hair dryer, atau sering menggunakan produk perawatan rambut berbahan kimia keras.
Bagaimana cara mengatasi rambut rontok pada balita?
Sebagian besar penyebab rambut rontok pada balita yang disebutkan sebelumnya bisa diatasi dengan sejumlah cara.
Ini bisa disesuaikan dengan penyebab utama rambut rontok yang buah hati alami.
Kamu pun bisa melakukannya sendiri di rumah. Berikut di antaranya.
1. Hindari keseringan mengikat rambut terlalu kencang
Sebagian besar orangtua yang punya anak perempuan, biasanya akan sangat senang melihat rambut si Kecil panjang.
Tak jarang, orangtua akan senang mengikat rambut anak dengan kunciran rambut yang lucu-lucu.
Namun, tahukah kamu? Hal ini bisa memicu rambut rontok pada balita, lho.
Pasalnya, mengikat rambut anak terlalu kencang secara rutin dapat membuat folikel rambut jadi tegang dan membuat rambut rontok.
Alangkah lebih baik, para orangtua mengurangi gesekan kulit kepala sebanyak mungkin dan hindari mengikat rambut si Kecil terlalu ketat atau kencang.
Gunakan scrunchie rambut khusus anak yang lebih halus dan tidak menarik rambut terlalu kencang.
2. Gunakan minyak rambut sebagai perawatan alami
Sebagai salah satu langkah preventif dan pengendalian rambut rontok pada balita, para orangtua juga bisa mengandalkan minyak rambut alami.
Kamu bisa melakukan upaya untuk mendorong pertumbuhan rambut yang sehat dengan berbagai minyak alami yang aman untuk kulit kepala si Kecil, seperti minyak kelapa, minyak avokad, dan juga minyak zaitun.
Berbagai macam minyak alami ini dikenal kaya akan protein dan asam amino yang mampu meningkatkan kesehatan kulit kepala dan folikel rambut, sehingga sangat baik digunakan untuk pertumbuhan rambut si Kecil.
Nah, untuk mendapatkan manfaatnya, para orangtua dapat memijat kulit kepala anak menggunakan minyak selama 10 menit. Diamkan beberapa saat, lalu bilas.
3. Rutin pijat kepala si kecil
Selain menggunakan minyak alami sebagai perawatan rambut rontok pada balita, ayah dan ibu juga bisa memijat kulit kepala si Kecil secara rutin. Pijatan ini berguna untuk memperlancar peredaran darah di area kepala dan area tumbuhnya rambut, sehingga rambut si Kecil dapat tumbuh lebih lebat dan sehat.
Ini bisa dilakukan ketika memakaikan minyak rambut pada anak, maupun saat mencuci rambut dengan sampo.
4. Perbaiki kebiasaan mencuci rambut
Sebagai salah satu cara untuk mengurangi rambut rontok pada balita, pastikan para orangtua menggunakan sampo yang aman dan khusus diformulasikan unutk anak-anak.
Tak hanya menggunakan sampo yang diformulasikan khusus bagi si Kecil, sebaiknya cuci rambut si Kecil setidaknya sekali dalam 2 hari.
Hindari keramas setiap hari, agar rambut buah hati tidak semakin kering.
Selain itu, hindari juga penggunaan produk sampo yang memiliki kandungan zat pewangi dan pewarna, karena kandungan tersebut bisa rentan memicu rambut kering, rapuh, dan rontok.
5. Penuhi kebutuhan nutrisi anak
Nutrisi menjadi salah satu faktor terpenting bagi kesehatan rambut manusia, tak terkecuali balita.
Nutrisi balita yang tidak terpenuhi secara optimal akan rentan memicu gangguan kesehatan, salah satunya masalah rambut rontok.
Untuk mengatasi masalah rambut rontok akibat kurangnya asupan nutrisi, dokter umumnya akan menyarankan pola makan sehat agar anak mendapat nutrisi yang dibutuhkan sesuai dengan usianya.
Selain itu, dokter mungkin juga meresepkan suplemen untuk menutupi kekurangan nutrisi.
Itu dia beragam ulasan mengenai penyebab rambut rontok pada balita dan cara mengatasinya. Penting bagi setiap orangtua untuk mengidentifikasi apa yang menyebabkan masalah rambut rontok pada buah hati, karena ini berkenaan dengan solusi yang tepat untuk mengatasinya. Semoga bermanfaat!
Baca juga: 5 Kondisioner untuk Anak sebagai Perawatan Dini Si Kecil
Diva Mosaik merupakan lulusan sarjana Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga yang selama beberapa tahun terakhir telah banyak mengeksplor jenjang karir sebagai penulis di sejumlah bidang, mulai dari perannya sebagai jurnalis media cetak, content writer, hingga co-author pada sejumlah buku. Hingga saat ini ia masih mendedikasikan hidupnya pada berbagai macam karya tulis.


