7 Jenis Hair Extension untuk Miliki Rambut Impian secara Instan

Ingin punya rambut panjang tapi rambut masih pendek? Atau ingin rambut terlihat lebih bervolume? Hair extension bisa jadi solusinya! Bagi sebagian orang, hair extension bisa jadi solusi tepat untuk tampil memukau di setiap kesempatan secara instan. Namun, sudahkah kamu tahu apa saja jenis hair extension? Ini ulasannya.

Apa itu hair extension?

Hair extension atau sambung rambut adalah teknik menyambung rambut yang bertujuan untuk mengubah panjang, volume, atau tampilan rambut secara instan.

Metode ini dilakukan dengan cara menambahkan helai rambut tambahan ke rambut asli yang bisa berupa bisa bulu rambut asli (manusia) atau rambut sintetis. 

Ada berapa jenis ekstensi rambut?

Umumnya ada 2 tipe ekstensi rambut yang beredar di pasaran yaitu rambut sambungan dari rambut asli dan rambut sintetis.

Rambut sambungan dari rambut asli biasanya didapatkan dari salon atau individu yang memotong rambut dan menjualnya ke pabrik pembuat hair extensions.

Tenang, rambut yang dipilih tidak sembarangan kok.

Rambut yang digunakan hanya yang sehat dan kutikulanyanya dalam kondisi baik agar tidak mudah kusut, terutama jika dirawat dengan benar.

Sementara rambut sintetis terbuat dari bahan sintetis yang merupakan perpaduan beberapa serat plastik.

Meski terlihat mirip rambut asli, tetap terasa bedanya saat disentuh.

Rambut sintetis cenderung lebih kesat dan kaku, tapi harganya cenderung lebih murah.

Berapa lama hair extension bertahan?

Durasi hair extension bertahan bisa bervariasi, umumnya antara beberapa minggu hingga beberapa bulan.

Ini tergantung pada jenis, kualitas, dan bagaimana perawatannya.

Untuk ekstensi rambut sintetis biasanya bertahan 1-3 bulan, sedangkan ekstensi rambut manusia bisa bertahan 6 bulan hingga 1 tahun atau lebih. 

7 model hair extension

Jika kamu tertarik mencoba, berikut ini telah kami rangkum sejumlah jenis hair extension dari segi model penggunaannya.

1. Hair clip

Rasanya jenis hair extension yang satu ini sudah cukup familier di telinga orang, apalagi bagi para pengguna hair extension.

Hair clip dikenal sebagai pilihan jenis ekstensi rambut dengan risiko kerusakan pada rambut yang terbilang lebih rendah, lho.

Sebab, jenis hair extension ini hanya menggunakan sirkam berukuran kecil yang kemudian dijepitkan pada bagian dalam rambut.

Caranya penggunaanya pun cukup mudah, kamu hanya hanya perlu melakukannya seperti menggunakan sirkam pada umumnya.

2. Fusion atau (Pre-bonded Extensions)

Fusion atau pre-bonded extensions merupakan jenis hair extension yang menggunakan lem khusus dengan metode yang memakan waktu 3-4 jam lamanya.

Saat menyambung rambut di salon, stylist umumnya akan membagi rambut menjadi bagian-bagian kecil lalu menyambungnya dengan hair extension menggunakan lem.

Metode ini dianggap tidak cocok untuk semua orang karena relatif dapat merusak rambut, apalagi jika rambutmu sudah rusak dan mudah patah.

3. Sulam (weave)

Jenis hair extension yang satu ini cocok jika kamu memiliki rambut yang tebal karena akan sangat baik untuk menopang rambut sambungan yang tergolong berat.

Sesuai namanya, hair extension jenis ini menggunakan bahan dasar jarum dan benang khusus layaknya menyulam pada umumnya.

Biasanya, rambut asli akan dijadikan dasar lalu ditata dengan gaya rambut kepang cornrow secara horizontal.

Walaupun terasa berat, jenis rambut ini cocok kalau kamu ingin memiliki ketahanan hair extension yang lebih lama.

4. Lem keratin

Nah, kalau jenis hair extension yang satu ini perlu dilakukan dengan ekstra hati-hati ya.

Sebab, penggunaannya menggunakan bahan dasar lem yang akan direkatkan pada bagian rambut dalam atau sekitar 5 cm dari akar rambut.

Pemasangan rambut sambungan ini perlu dilakukan oleh salon terpercaya dan profesional, karena jika sambungannya menempel pada kulit akan mendapatkan risiko yang tinggi yaitu kerontokan berlebih.

5. Pinch braid

Pinch braid extension merupakan jenis hair extension yang dikenal sebagai pull extension di Jepang.

Hair extension ini dilengkapi dengan benang khusus yang dapat digunakan untuk memasangnya langsung ke rambut.

Kamu pun dapat mencuci rambut tanpa perlu melepas extension, sehingga perawatannya relatif mudah.

6. Ring

Sesuai namanya, jenis hair extension ini menggunakan ring yang berfungsi sebagai penyambung rambut sambungan dengan rambut asli.

Tak perlu khawatir, ring yang digunakan memilki warna sesuai rambut asli sehingga tidak akan terlihat jelas ke permukaan dan akan terasa lebih natural.

7. Karet

Nah, kalau jenis hair extension ini dinilai lebih mudah dan harganya pun sangat terjangkau.

Jenis ini menggunakan lilitan karet atau semacam ikatan yang menyambungkan dengan rambut asli.

Teknik pemasangannya pun diklaim lebih aman dan ramah untuk rambut yang asli.

Itu dia beragam ulasan mengenai jenis hair extension. Perlu diingat, kamu perlu melakukan konsultasi dengan para stylist untuk menentukan mana jenis rambut yang cocok untuk kamu gunakan. Ini bertujuan agar hair extension yang kamu gunakan tidak merusak rambut aslimu. Jika kamu masih pemula, pastikan kamu menggunakannya dibantu oleh stylist yang berpengalaman. Selamat mencoba!

Picture of Diva Mosaik

Diva Mosaik

Diva Mosaik merupakan lulusan sarjana Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga yang selama beberapa tahun terakhir telah banyak mengeksplor jenjang karir sebagai penulis di sejumlah bidang, mulai dari perannya sebagai jurnalis media cetak, content writer, hingga co-author pada sejumlah buku. Hingga saat ini ia masih mendedikasikan hidupnya pada berbagai macam karya tulis.

Like this article?

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Linkdin
Share on Pinterest

Related Articles