7 Cara Pakai Hairspray agar Rambut Tetap Sehat dan Tidak Rusak

Hayoo, kamu sudah tahu cara pakai hairspray yang benar belum? Hal ini tidak boleh diremehkan, lho. Sebab, cara penggunaan yang tepat bisa menghindarkan rambutmu dari kerusakan. Yuk, simak caranya!

7 cara pakai hairspray

1. Pilih produk yang tepat

Dalam menerapkan cara pakai hairspray yang tepat dan tidak merusak rambut, pastikan hairspray yang kamu gunakan berkualitas baik.

Perlu dicatat, produk hairspray yang baik tidak akan membuat rambutmu terasa lengket atau meninggalkan residu berupa bintik putih.

Jika kamu mengalami masalah seperti ini usai menggunakan produk hairspray tertentu, cobalah beralih ke merek lain yang lebih ramah untuk rambutmu.

Di sisi lain, kalau kamu memiliki kondisi kulit kepala yang sensitif seperti dermatitis seboroik, sebaiknya hindari produk hairpsray yang mengandung alkohol.

Pasalnya, alkohol akan membuat kulit kepala dan rambut jadi lebih kering, tentunya hal ini akan menimbulkan ketombe di kemudian hari.

2. Kocok sebelum digunakan

Jangan lupa, sebelum kamu menggunakan hairspray, sebaiknya kocok dulu botol hairspray tersebut.

Cara pakai hairspray ini bertujuan untuk mencegah adanya cairan menggumpal yang ketika sampai di helai rambut akan menyebabkan kerusakan.

Tak hanya membantu mencampur cairan di dalamnya agar tidak menggumpal, mengocok produk hairspray sebelum digunakan juga menghindarkan risiko gumpalan cairan di dalam produk merusak helai rambut saat disemprotkan.

3. Beri jarak ketika menyemprotkan produk hairspray ke rambut

Hayoo, siapa nih yang masih punya kebiasaan menyemprotkan hairspray terlalu dekat ke rambut?

Mulai hentikan cara pakai hairspray yang buruk ini ya.

Alih-alih, sebaiknya beri jarak sekitar 30 cm antara botol dan rambut.

Kamu sangat tidak dianjurkan untuk menyemprot hairpsray terlalu dekat dengan kulit kepala dan rambut, karena hal ini dilakukan untuk menjaga kulit kepala kamu agar tidak terkena bahan kimia dari hairspray.

Terlebih jika rambut kamu sudah rusak atau bercabang, hindari menyemprotkan produk hairspray ke seluruh bagian rambut.

Sebaiknya fokuskan pada ujung rambut saja untuk meminimalkan risiko kerusakan lebih lanjut.

Eits, tak hanya mencegah risiko rambut rusak, penyemprotan dari jarak yang ideal juga akan membantu menciptakan efek alami pada rambut, sehingga tidak tampak kaku, lho.

Nah, kalau rambut kamu pendek, seperti model rambut pixie cut, coba semprotkan hairspray dengan menarik rambut ya.

Tujuannya, agar area kulit kepala tetap aman dari paparan produk hairspray.

4. Gunakan sisir atau tangan untuk mengaplikasikan hairspray

Bicara soal paparan hairspray pada kulit kepala dan rambut, hal ini memang menjadi pro dan kontra bagi sebagian kalangan.

Tak sedikit orang yang juga menghindari hal ini karena alasan tertentu, salah satunya kondisi rambut yang sensitif dengan bahan kimia.

Nah, kalau kamu juga termasuk yang ingin mengurangi paparan kandungan hairpsray pada rambut secara langsung, kamu bisa menggunakannya dengan menyemprotkan hairspray pada sisir terlebih dulu.

Setelah disemprotkan, sisir rambut kamu dan rambut pun tidak akan terlalu banyak mengandung bahan kimia.

Kamu juga bisa menyemprotkan hairspray ke telapak tangan terlebih dulu, lalu mengaplikasikannya secara lembut ke rambut.

Dijamin, cara pakai hairspray ini akan relatif lebih aman karena paparan hairspray tidak mengenai langsung pada rambut atau kulit kepala.

Baca juga: 7 Rekomendasi Hair Spray yang Bagus untuk Menjaga Tatanan Rambut

5. Remas lembut rambut untuk menambah volume

Tujuan penggunaan hairspray adalah agar tatanan rambut bisa lebih awet dan tidak mudah berubah bentuk sepanjang kamu beraktivitas.

Namun, nyatanya kamu juga bisa memanfaatkan produk hairspray untuk mendukung volume pada rambut, lho.

Yap, kamu bisa banget menjaga volume rambut agar tetap on sepanjang beraktivitas.

Kalau kamu ingin rambut jadi lebih bervolume, coba deh lakukan remasan lembut pada rambut kamu dan semprotkan hairspray sambil menggoyang-goyangkan rambut.

Gerakan pada tatanan rambut ini dijamin akan menambah volume pada rambutmu, lho.

Adanya hairspray juga akan membuat gaya rambut tidak cepat kempes.

6. Gunakan hairspray sebelum dan sesudah penataan

Cara pakai hairspray yang satu ini ternyata masih belum banyak diketahui oleh para awam.

Padahal, cara ini selalu dipakai oleh para hairstylist profesional, lho.

Sebagian orang awam mungkin terbiasa menyemprotkan hairspray setelah penataan rambut sudah selesai.

Padahal, kamu juga bisa menyemprotkannya sebelum melakukan penataan.

Ya, untuk hasil yang lebih kece, semprotkan hairspray terlebih dahulu sebelum menata rambut kamu.

Baru setelah selesai menata rambut, kamu bisa menyemprotkan hair spray kembali supaya tatanan rambut jadi lebih tahan lama. 

7. Jangan lupa bersihkan produk setelah digunakan

Kata siapa hairspray tidak perlu dibersihkan?

Nyatanya, kamu harus rajin membersihkan ujung hairspray setiap kali habis dipakai, lho.

Cara pakai hairspray ini mudah kok, cukup usap dengan tisu kering yang dibasahi dengan sedikit air, and you’re done.

Ini dilakukan untuk menghindari residu yang lengket ataupun menyumbat lubang saat disemprot.

Beragam cara pakai hairspray di atas sangat kami anjurkan untuk kamu lakukan agar rambut tetap terjaga dengan baik. Sebab, kunci penataan rambut yang sempurna adalah rambut yang selalu sehat dan prima.

Picture of Diva Mosaik

Diva Mosaik

Diva Mosaik merupakan lulusan sarjana Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga yang selama beberapa tahun terakhir telah banyak mengeksplor jenjang karir sebagai penulis di sejumlah bidang, mulai dari perannya sebagai jurnalis media cetak, content writer, hingga co-author pada sejumlah buku. Hingga saat ini ia masih mendedikasikan hidupnya pada berbagai macam karya tulis.

Like this article?

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Linkdin
Share on Pinterest

Related Articles